Pages

Labels

Tampilkan postingan dengan label persis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label persis. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 November 2012

Lebih Dekat Mengenal Pasoepati From Solo With Love (Wol*Ves)

Pasoepati From Solo With Love atau yang dikenal PFSWL dan WOL*VES (With Love Squad) ini adalah salah satu suku Korwil Pasoepati Kartasura Wisanggeni (PASTA Wisanggeni) yang berdirinya cukup unik, yakni terbentuk karena jejaring sosial facebook melalui fanspage.
Foto bersama Pemain Persis Solo disaat perayaan HUT WOLVES yang pertama
Setelah sering chat dan coment – coment di fanspage akhirnya kami melakukan kopi darat supaya lebih akrab. Lama saling kenal, akhirnya kami datang untuk acara peresmian launching PASOEPATI JAPAN bersama Mayor Haristanto di Jalan Slamet Riyadi tepatnya dibawah jembatan penyebrangan dekat Taman Sriwedari saat Solo Car Free Day.
Pada saat itu, pertama kalinya kami bertemu dan memutuskan untuk mendedikasikan sebagai terbentuknya PASOEPATI FROM SOLO WITH LOVE, tanggal 9 Oktober 2011. Saat itu anggotanya masih belasan, belum ada struktur organisasinya, dan statusnya masih Organisasi Komunitas. Setelah menemui titik terang mau dibawa kemana PFSWL, akhirnya kami memutuskan untuk menjadikannya suku, terpilihlah Korwil Kartasura yang peresmiannya dilaksanakan pada tanggal 5 November 2011 di Air mancur Pintu Utama Stadion Manahan Solo pukul 20.00 malam takbiran Idul Adha.
Yang menarik dari peresmian suku kami ialah datangnya The Jakmania dan Bonek, alhamdulilah acara berlangsung lancar. Pemotongan kue dilakukan dan terpilihlah Satriyo Wibowo sebagai ketua, Agoeng sebagai wakil, Ayun sebagai sekretaris, Fadil sebagai bendahara, Simbeng sebagai korlap, dan kita semua dibawah penasehat Mayor Haristanto.
Kini PASOEPATI FROM SOLO WITH LOVE sudah 1 Tahun berdiri dan kemarin pada tanggal  9 Oktober 2012 merayakan ulang tahun yang pertama, untuk merayakan ulang tahun yang pertama dimulai pada tanggal 14 Oktober 2012 para anggota membersihkan halte batik solo trans disaat car free day. Kegiatan bersih – bersih ini bertujuan supaya warga solo menilai positif, bahwa kami memiliki kepekaan sosial yang tinggi.
Puncak acara HUT PASOEPATI FROM SOLO WITH LOVE dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2012 malam takbiran Idul Adha. Kami merayakan Ultah bersama pemain PERSIS SOLO diantaranya Diego Mendieta, Puji Widodo, dll, sedulur Bonek, serta anggota WOLVES dan anggota dari Korwil PASTA Wisanggeni.
Acara pertama yaitu keliling / muter –  muter Solo menggunakan Bus tingkat Werkudara dengan tujuan “Menebarkan Virus Perdamaian” dengan cara bernyanyi – nyanyi dan melambaikan bendera plastik merah putih. Setelah selesai muter – muter, kami melanjutkan acara pemotongan tumpeng dibasecamp kami Warung 153.
Selain pemotongan tumpeng, kami juga bernyanyi – nyayi, berjoget ria dapat hadiah, bermain game seru dan acara kuis yang telah disediakan panitia. Untuk acara penutupannya kami akhiri dengan lantunan takbiran dan pesta kembang api dan Alhamdulillah acara pada HUT yang pertama ini berjalan dengan lancar.
Terimakasih kami sampaikan untuk teman teman yang membawa organisasi dunia maya ke dunia nyata, bahkan menjadi suku resmi yang diakui DPP Pasoepati. Basecamp kami berada di depan warung 153 daerah Gentan, Pajang.
Srikandi WOLVES selalu semangat mendukung PERSIS SOLO
Pemain Persis yang Enjoy menjadikan suasana bus Werkudara santai
Sedulur Bonek juga ikut merayakan HUT WOLVES yang pertama
Puncak Acara, Pemotongan Tumpeng oleh ketua Suku WOLVES
Foto bersama semua anggota disaat puncak acara

Senin, 05 November 2012

Reunifikasi Persis Solo Terancam Gagal?

Keinginan pecinta Persis Solo untuk melihat peleburan dualisme (reunifikasi) Persis Solo musim depan terancam menemui kegagalan jika Persis Solo versi PT.LI nekad mendaftarkan diri di kompetisi Divisi Utama yang dikelola badan Liga Indonesia (BLI-red) yang berada di bawah payung KPSI.
Pemain Persis Solo versi PT.LI meluapkan kegembiraannya usai memastikan timnya lolos dari jurang dengradasi musim lalu
Totok Supriyanto, manajer Persis Solo versi PT.LI  mengaku tertarik jika memang timnya kembali mendapat tawaran bergabung ke kompetisi Divisi Utama bentukan PT LI tersebut.
Namun Totok enggan gegabah melangkah mendaftarkan timnya ke kompetisi yang dinaungi KPSI itu. Dirinya akan melihat terlebih dahulu klausul penawaran dari perusahaan pengelola kompetisi sepakbola versi KPSI tersebut.
“Kejadian di musim lalu tidak boleh terulang karena jaminan pelunasan gaji untuk pemain pun tidak bisa sesuai tenggat waktunya. Apa mereka bisa menjamin tidak terulang lagi di musim depan. Selain itu kami masih memegang komitmen untuk menyatukan Persis,” ujarTotok.
Nada kekhawatiran muncul dari Persis Solo versi LPIS jika rencana reunifikasi Persis Solo akan menemui kegagalan jika kedua pihak tidak memegang kuat komitmen untuk menyatukan Persis musim depan.
Manajer Persis Solo versi LPIS, Joni Erwandi berharap semua pihak untuk tetap memegang komitmen bersama menyatukan Persis Solo. “kami meminta mereka tetap menjaga komitmen baiknya untuk penyatuan Persis,” kata Joni.
 

Sample text

Sample Text

Sample Text